Tampilkan postingan dengan label PERTANIAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERTANIAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 November 2021

Apa Itu EM4 Peternakan, Fungsi dan Cara Menggunakan EM4 ?

 
Apa itu EM4 peternakan? Bagi kamu yang sudah lama berkecimpung dalam dunia peternakan, pasti sudah tak asing lagi dengan EM4. Namun bagi kamu yang belum mengetahui apa itu EM4, kami akan coba ulas mengenai pengertian, manfaat dan cara menggunakan EM4 dalam dunia peternakan.

Sejatinya, EM4 merupakan singkatan dari kata Efektif Mikroorganisme 4. Artinya cairan ini merupakan larutan yang terdiri dari mikroorganisme baik yang dapat meningkatkan kualitas penguraian tubuh ternak. Cairan ini merupakan cairan yang sangat bermanfaat bagi tubuh ternak.

Kalo kamu masih ingat dengan jargon minuman kesehatan untuk manusia seperti “Saya Minum Dua“, seperti itulah gambaran pada EM4 peternakan bagi tubuh ternak. Dengan kata lain, cairan ini merupakan cairan kesehatannya ternak.

Karakteristik EM4 peternakan ini berupa cairan berwarna coklat kekuningan. Bahan yang dipakai untuk membuat cairan ini adalah bahan-bahan organik. Sehingga aman untuk kesehatan ternak. Selain itu, cairan ini juga sangat bermanfaat bagi peternak.

Peternak akan mendapatkan keuntungan berupa laju pertumbuhan ternak yang sangat baik. Aroma asam dan rasa yang manis dari cairan ini juga sangat disukai ternak. Sehingga, secara langsung akan membuat konsumsi pakan ternak semakin meningkat.

Seperti yang kita ketahui bersama jika komposisi EM4 peternakan terbuat dari bahan-bahan organik, maka cairan ini sangat aman untuk dikonsumsi oleh ternak. EM4 peternakan akan memperbaiki jasad renik pada saluran pencernaan ternak. Oleh sebab itu, kesehatan ternak akan semakin meningkat, ternak menjadi tenang (tidak mudah stres) dan meminimalisir bau kotoran ternak.

Fungsi EM4 Peternakan Bagi Tubuh Ternak

Jika sebuah peternakan identik dengan bau tak sedap, maka dengan memberikan cairan EM4, maka bau kotoran ternak akan hilang atau berkurang. Tentunya hal ini sangat penting karena biasanya warga dilingkungan sekitar kandang akan mengeluhkan bau kotoran ternak yang dapat mengakibatkan terganggunya kesehatan manusia.

Sekarang kamu ngga perlu khawatir lagi, karena dengan menggunakan cairan ini kamu bisa atasi bau kotoran ternak yang sering menjadi keluhan masyarakat sekitar.

EM4 peternakan tidak hanya menjadi solusi bagi kesehatan ternak melainkan dapat menjaga kebersihan area sekitar kandang. Dengan menggunakan cairan ini, area sekitar kandang yang identik dengan bau menyengat akan berkurang atau bahkan bisa hilang.
Kandang yang sehat tentunya akan berpengaruh terhadap kesehatan ternak itu sendiri. Bau yang dihasilkan dari kotoran ternak tentunya akan mengundang lalat dan bakteri. Jika tidak segera tertangani, maka bisa mendatangkan bibit penyakit. Selain itu, manfaat dari cairan EM4 bagi kesehatan ternak meliputi:

    Memperbaiki kualitas daging ternak.
    Meningkatkan kesehatan ternak.
    Menurunkan mortalitas (angka kematian) ternak.
    Menjaga keseimbangan mikroorganisme baik pada saluran pencernaan ternak.
    Meningkatkan sistem reproduksi ternak.
    Menghilangkan atau mengurangi bau kotoran ternak.
    Meminimalisir stres pada ternak.


Selain itu, kandungan bahan organik pada EM4 peternakan menjadikan cairan ini tidak hanya aman bagi ternak. Tetapi, aman juga untuk tumbuh-tumbuhan.

Adapun manfaat bagi tumbuhan antara lain dapat meningkatkan kualitas produksi tumbuhan, pertumbuhan tanaman menjadi lebih baik, menjaga persistensi produksi tanaman dan masih banyak lagi.
Cara Menggunakan EM4 Peternakan Pada Ternak Unggas

Bagi kamu yang belum mengerti bagaimana cara menggunakan cairan EM4 untuk ternak unggas, kamu ngga usah khawatir karena kami akan ulas tentang cara menggunakan cairan tersebut.

 

a. Pakan Ternak
Penggunaan cairan EM4 pada pakan ternak unggas sebenarnya sederhana yaitu cukup melarutkan cairan EM4 dengan dosis 1 s/d 2 cc per 1 s/d 1½ liter air. Setelah itu, lakukan penyemprotan larutan cairan tersebut ke pakan yang akan diberikan ke unggas.


b. Air Minum

Selain pakan, cairan EM4 juga bisa kamu berikan melalui pemberian air minum unggas. Caranya mudah, cukup dengan melarutkan cairan EM4 dengan dosis 1 s/d 2 cc per 1 s/d 1½ liter air. Lakukan pemberian air minum yang sudah tercampur larutan ini secara rutin agar ternak selalu sehat.

 
c. Limbah Ternak

Cairan EM4 ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan ternak, melainkan bisa juga untuk menjaga kebersihan area sekitar kandang. EM4 dapat meminimalisir bau kotoran ternak yang sangat menyengat. Sehingga area sekitar kandang menjadi sehat dan bersih.

Berikut ini cara menggunakan cairan EM4 untuk keperluan sanitasi kandang. Caranya cukup menyemprotkan cairan ini secara rutin sebanyak 2 s/d 3 kali sehari pada area sekitar kandang.

Untuk komposisi larutan penyemprotan ini berupa cairan EM4 yang telah dicampur dengan gula dan air. Adapun perbandingan larutan tersebut yaitu 1:1:100. Setelah tercampur, larutan tersebut kemudian didiamkan selama 3 s/d 7 hari.

Lakukan penyemprotan pada area kandang secara menyeluruh. Tak terkecuali pada kotoran ternak yang sudah menumpuk agar meminimalisir bau dan dapat menjadi pupuk bokashi yang bermanfaat bagi tanaman.

Minggu, 26 September 2021

Mukjizat Musa Dan Akhir Zaman


Kalau Allah menyebutkan sesuatu secara berulang-ulang dengan ulangan yang begitu banyak, pasti ada pesan yang amat sangat penting yang hendak disampaikanNya. Salah satu yang disebut sangat banyak itu adalah tentang Musa Alaihi Salam – yang penyebutannya di Al-Qur’an sampai sekitar 190-an kali ! Ada apa dengan Nabi yang diajak bicara langsung oleh Allah di lembah yang suci Thuwa ini ? Ada apa dengan 9 mukjizatnya ? Ternyata semuanya amat sangat relevan dengan kehidupan di umat akhir Jaman ini.

Ekonomi Tsamudian – ekonominya bangsa Tsamud, yaitu ekonomi yang hanya dikuasai segelintir kelompok, 9 orang yang berbuat kerusakan di muka bumi (QS 27:48). Bukankah yang mengusai ekonomi kita juga tidak lebih dari 9 orang atau kelompok ini ? Bahkan mereka sendiri yang membuat istilah untuk kelompoknya ini?

Bila untuk Kaum Tsamud diturunkan Nabi Saleh, untuk bangsa Mesir yang sudah sangat maju pada jamannya – kita bisa lihat peninggalan-peninggalannya hingga kini, ketika yang memimpin adalah Fir’aun kemajuan itu juga menimbulkan begitu banyak kerusaan dan kedzaliman. Oleh karenanya dibutuhkan Nabi sekelas Musa yang diajak bicara langsung oleh Allah di lembah suci Thuwa.

 

Dialog ini diabadikan dalam puluhan ayat yang sangat indah di Surat Thaha mulai ayat 11. Bukan hanya diajak bicara langsung, Musa juga diberi sampai Sembilan Mukjizat untuk menaklukkan Fir’aun dan kaumnya ( QS 17: 101). Menurut Ibnu Kathir 9 Mukjizat ini adalah terkait tongkatnya (QS 17 :17-21),tangannya (QS 17:22) , laut (QS 2:50 dan sejumlah ayat lainnya), kemarau yang sangat panjang (QS 7 : 130-132) dan selebihnya terkait lima hal yang disebut di Al-A’raf 133 yaitu angin topan, belalang, kutu, katak dan darah – air minum yang berubah menjadi darah.

Mukjizat nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam - berupa Al-Qur’an yang didalamnya mengandung seluruh mukjizat Nabi-Nabi sebelumnya. Dan ini tentu diperlukan untuk menghadapi segala urusan kehidupan umat akhir jaman ini yang jauh lebih sophisticated ketimbang jamannya Fir’aun sekalipun.

Tetapi sebesar apapun urusan yang kita hadapi, apakah itu ekonomi, politik, budaya, pemikiran, kemajuan teknologi dlsb. metode untuk menghadapinya tetap merujuk pada petunjuk yang sama – yaitu Al-Qur’an. Dan hanya dengan Al-Qur’an yang tidak hanya dibaca dan dipahami tetapi juga dijadikan petunjuk dan nasihat/pelajaran inilah umat ini akan bisa mengalahkan apapun yang dihadapinya (QS 3:138-139).


Nah coba kita lihat aplikasinya dengan petunjuk yang terkait dengan Musa tersebut di atas. Sebelum diutus untuk menghadapi Fir’aun (QS 20 : 24), Musa dipanggil dahulu untuk menghadap langsung ke Allah di lembah suci Thuwa. Lalu Allah bertanya apa yang dimiliki Musa di tangan kanannya, “Dan apakah yang ada di tangan kananmu wahai musa ?” (QS 20:17).


Mengapa Allah pakai bertanya, sedangkan Dia Yang Maha Tahu ? pertanyaan ini tentu bukan untuk Allah sendiri. Ini bahasa Al-Qur’an yang karakternya sebagai huda atau petunjuk, jadi pertanyaan tersebut agar menjadi petunjuk bagi kita yang membacanya. Apa isi petunjukNya itu ? Ini bisa ditadaburi dari ayat-ayat sesudahnya. Ketika Musa mulai menjelaskan apa yang dia milikinya – yaitu tongkat biasa, yang dengan itu dia bersandar, merontokkan daun untuk memberi makan kambingnya dan perbagai keperluan lainnya (QS 20:18). 

maka berangkat dari yang sudah dimiliki Musa inilah – Allah angkat kepemilikannya menjadi tongkat serbaguna yang kelak dibutuhkan dalam perjalanan menghadapi Fir’aun. Tongkatnya bisa menaklukkan sihir ular para penyihir Fir’aun, bisa digunakan untuk membelah laut menyelamatkan kaumnya dan menenggelamkan Fir’aun dan bala tentaranya. 

Dan bagi kaumnya sendiri, tongkat Musa juga bisa untuk memukul batu dan menghadirkan 12 mata air bagi dua belas suku pengikutnya (QS 2:60). Intinya adalah apapaun kekuatan di luar sana, ekonomi, politik, teknologi, pemikiran dlsb. insyaAllah akan bisa kita hadapi, tetapi untuk menghadapinya kita tidak bisa hanya dengan mengandalkan apa yang kita punya – apalagi kalau kita tidak memiliki apa-apa, setelah kita punya sesuatupun untuk mulai (sesuatu ini sebut saja Tongkat Musa) – kita tentu juga butuh agar Dia juga hadir dalam apapun perjuangan kita. 

Sebagaimana Musa yang tidak mungkin menghadapi Fir’aun bila hanya dengan tongkatnya yang semula dia miliki saja, demikian pula perjuangan kita di bidang apapun – kita tidak akan pernah unggul bila

hanya dengan mengandalkan apa yang kita miliki, kita butuh pertolonganNya untuk meng-upgrade yang sudah kita miliki tersebut. Bila Musa diupgrade Allah dengan dipanggil langsung dan berbicara denganNya, kita sudah dipanggil berulang-ulang olehNya untuk mendekat. Kita disuruhNya Sholat untuk mengingatNya ( QS 20:14), kita diberi petunjuk untuk minta pertolonganNya dengan sabar dan sholat (QS 2:45 dan 2:153).

Selain membangun kekuatan mulai dari apa yang kita miliki di bidang kita masing-masing, mohon pertolonganNya untuk meng-ugrade terus menerus kekuatan itu, kita juga diajari oleh Allah melalui Musa untuk berdakwah yang penuh kelembutan – terhadap Fir’aun sekalipun.


“Pergilah engkau beserta saudaramu dengan membawa ayat-ayatKu (tanda-tanda kekuasaanKu), dan janganlah kamu berdua lalai terhadapKu. Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, karena dia telah benar-benar melampaui batas. Dan berbicaralah kamu kepadanya (Fir’aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar dan takut” (QS 20: 42-44)
 

Maka dari rangkian ayat-ayat mukjizat Musa tersebut di atas, kita bisa langsung introspeksi bila perjuangan kita di bidang apapun – belum bisa mengalahkan kekuatan jaman ini. Apa intropeksinya ? Minimal di lima hal berikut yang harus ada di check list kita.


- Apakah kita sudah memulainya dari apa yang kita miliki atau Tongkat Musa’ kita sendiri ?
- Apakah kita sudah menghadirkan pertolonganNya sehingga kita bisa bener-benar unggul ?
- Apakah kita sudah terus menerus mengingatNya ?
- Apakah kita sudah membentuk team yang kuat untuk mendampingi perjuangan kita ?
- Apakah kita sudah berlemah lembut dalam mengkomunikasikan apapun yang hendak kita sampaikan ?


Kalau semuanya sudah, barulah kita insyaAllah siap di bidang kita masing-masing!

Apa Itu EM4 Peternakan, Fungsi dan Cara Menggunakan EM4 ?

  Apa itu EM4 peternakan? Bagi kamu yang sudah lama berkecimpung dalam dunia peternakan, pasti sudah tak asing lagi dengan EM4. Namun bagi k...